Posted in

Analisa Forex Hari Ini 2-9-2026: Akankah USDJPY Anjlok Akibat Tekanan BoJ dan Breakout Teknikal? 

Analisaforex.id – Pasangan mata uang USDJPY berada dalam situasi krusial menyusul memanasnya spekulasi kenaikan suku bunga Bank of Japan (BoJ) sebesar 25 basis poin, yang diperkuat oleh melesatnya yield obligasi pemerintah Jepang (JGB) tenor 10 tahun hingga menyentuh 3%. Sentimen hawkish otoritas Tokyo yang disinyalir oleh Menteri Keuangan AS Scott Bessent, ditambah bayang-bayang ancaman intervensi bersama jika harga bertahan di kisaran 160.00, memberikan penahanan hebat terhadap apresiasi Dolar AS. Meskipun lonjakan harga minyak mentah global sempat memicu ekspektasi inflasi AS dan mendukung penguatan The Fed, dorongan pengetatan BoJ serta ketakutan akan koordinasi intervensi mata uang menahan laju USDJPY menjelang rilis data ketenagakerjaan ADP AS.

Secara teknikal pada timeframe 1 jam (H1), USDJPY secara meyakinkan telah menembus ke bawah garis tren naik (upward trendline) dengan impuls bearish candle yang signifikan, menandakan awal peralihan tren. Opsi aksi yang disarankan adalah mengambil posisi Sell pada area retest atau pemantulan kembali di kisaran Area Entry 159.700 – 159.850. Pembatasan risiko atau Stop Loss (SL) wajib ditempatkan di atas level puncak tertinggi lokal pada 160.380. Adapun target penurunan atau Take Profit (TP) terbagi menjadi dua area potensial, yaitu TP1 pada level 159.240 dan target utama lanjutan pada TP2 di kisaran 158.860.

Dapatkan analisa lebih lengkap di website QuickPro!