
Analisaforex.id – Pasar keuangan global hari ini sedang diguncang oleh ketegangan hebat yang menyeret pasangan mata uang USDJPY ke zona kritis di kisaran 159,50 hingga 160,30. Pergerakan liar ini dipicu oleh bentrokan fundamental yang sangat kontradiktif antara kebijakan moneter Amerika Serikat (AS) dan Jepang. Para pelaku pasar kini berada dalam posisi siaga penuh mengantisipasi arah pergerakan selanjutnya.
Di satu sisi, Dolar AS mendapatkan bahan bakar kuat dari lonjakan harga minyak mentah global sebesar lebih dari 4% akibat memanasnya tensi geopolitik di Timur Tengah. Kenaikan harga energi ini otomatis mengobarkan kembali kekhawatiran inflasi jangka panjang di AS. Situasi tersebut memaksa ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) pada bulan September melonjak drastis hingga 68%. Ditambah lagi, daya tarik carry trade yang memanfaatkan perbedaan imbal hasil obligasi (yield differential) yang melebar kian memperkokoh dominasi Greenback.
Namun, keperkasaan Dolar AS tidak melenggang tanpa hambatan. Yen Jepang melakukan perlawanan sengit setelah diguyur sentimen hawkish. Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, secara terbuka memberikan sinyal kuat bahwa Bank of Japan (BoJ) berpotensi mempercepat laju pengetatan moneter pada pertemuan pertengahan September ini. Pasar saat ini bahkan sudah bertaruh dengan probabilitas di atas 70% hingga 85% bahwa BoJ akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin. Spekulasi ini sukses mendorong yield obligasi pemerintah Jepang (JGB) tenor 10 tahun meroket hingga ke level 3%, angka tertinggi sejak tahun 1996.
Selain faktor suku bunga, ancaman intervensi langsung dari otoritas Tokyo dan Washington menjadi momok menakutkan bagi para pemburu USDJPY. Pasca aksi intervensi bersama bulan lalu, kedua negara sepakat untuk terus berkoordinasi demi menjaga stabilitas mata uang jika pergerakan dinilai terlalu acak dan merugikan konsumsi domestik Jepang akibat mahalnya biaya impor. Fokus pasar kini tertuju sepenuhnya pada rilis data ketenagakerjaan AS (ADP Employment Change) nanti malam yang akan menjadi penentu apakah USDJPY akan menembus ke atas level 160 atau justru jatuh terjerembab.
Berita forex yang lebih lengkap bisa kamu dapatkan di QuickPro
