Analisa Forex

Analisa Forex

  • Analisa Forex Harian
  • Analisa Forex Mingguan
  • Analisa Forex Bulanan
  • Blog

Analisa GBPUSD Minggu Ini 27-31 Juli 2026: Sentimen Hawkish The Fed vs BoE yang Pasif

27/07/2026 by Eko Trijuni

Analisa Forex Minggu Ini – Pergerakan GBPUSD minggu ini akan sangat dipengaruhi oleh kebijakan bank sentral dan sentimen geopolitik yang mempengaruhi inflasi global. Berdasarkan berita yang rilis antara 24-26 Juli 2026, berikut adalah insight fundamental utama:

  • Fokus Tertuju pada FOMC: Pasar menantikan keputusan suku bunga bank sentral AS (The Fed) pada Rabu malam. Mayoritas ekonom memprediksi The Fed akan menahan suku bunga di kisaran 3,5% – 3,75%.
  • Ancaman Inflasi dari Harga Minyak: Meskipun suku bunga diprediksi tetap, probabilitas kenaikan suku bunga (rate hike) di akhir tahun 2026 meningkat tajam hingga 38%. Hal ini dipicu oleh lonjakan harga minyak baru-baru ini di tengah konflik Timur Tengah yang memicu kekhawatiran kembalinya inflasi.
  • Geopolitik Mulai Mereda: Harga minyak mentah WTI dan Brent sempat anjlok di akhir pekan (24-26 Juli) setelah AS dan Iran dilaporkan menghentikan serangan untuk memberi ruang pada negosiasi damai.
  • Poundsterling Kekurangan Katalis: Di sisi lain, Bank of England (BoE) diproyeksikan akan mempertahankan kebijakan suku bunganya, dengan probabilitas kenaikan suku bunga hanya dihargai sebesar 10% oleh pasar menyusul data inflasi inti Inggris yang stabil di bulan Juni.

Secara keseluruhan, sentimen fundamental cenderung menekan GBPUSD (bearish). Potensi sikap hawkish dari Ketua The Fed Kevin Warsh mengenai inflasi AS dapat memperkuat Dolar AS, sementara Poundsterling tidak mendapat banyak dukungan dari BoE.

Analisis Teknikal & Trade Plan GBPUSD

Berdasarkan grafik H4 (4 Jam), GBPUSD saat ini berada dalam struktur tren turun (downtrend). Harga baru saja mencapai level terendah di 1.32983 dan saat ini sedang mengalami fase koreksi naik (pullback).

Proyeksi pergerakan (garis oranye) menunjukkan bahwa kenaikan saat ini merupakan peluang untuk mencari posisi jual (Sell on Rally) ketika harga memasuki zona suplai atau level Retracement Fibonacci. Zona kotak kuning yang disorot sebagai Area Entry membentang dari level Fibo 38.2% hingga 61.8%.

Skenario Trading: SELL LIMIT / SELL AREA

  • Area Entry (Sell): 1.33975 (Fibo 38.2%) hingga 1.34588 (Fibo 61.8%). Idealnya, tunggu konfirmasi pola candlestick reversal (seperti Shooting Star atau Bearish Engulfing) di sekitar Fibo 50.0% (1.34282).
  • Stop Loss (SL): 1.35100. Penempatan SL berada sedikit di atas level Fibo 78.6% (1.35025) untuk mengantisipasi false breakout, sekaligus menjaga Risk/Reward Ratio tetap sehat. Jika harga menembus level ini, struktur downtrend jangka pendek bisa dianggap batal.
  • Take Profit 1 (TP 1): 1.33596 (Fibo 23.6%). Ini adalah target pengamanan profit pertama saat harga mulai memantul turun.
  • Take Profit 2 (TP 2): 1.32983 (Fibo 0.00% / Support Terendah). Target maksimal minggu ini jika tren turun berlanjut dengan momentum yang kuat setelah perilisan data FOMC atau PDB AS.

Dapatkan analisa lebih lengkap di website QuickPro!

Filed Under: Analisa Forex Mingguan

Copyright © 2026 · Outreach Pro on Genesis Framework · WordPress · Log in