
Analisaforex.id – Berdasarkan sentimen pasar terkini, kawasan Eropa sedang dibayangi oleh ancaman krisis ekonomi besar yang memicu spekulasi bahwa mata uang Euro berisiko terus tertekan, sementara Dolar AS justru semakin mendominasi. Kekhawatiran mengenai stabilitas ekonomi Zona Euro membuat banyak pelaku pasar beralih menjadikan Dolar AS sebagai pilar utama pelindung nilai aset (safe haven).
Dominasi Dolar ini secara langsung memukul nilai tukar Euro, menciptakan sentimen negatif yang sangat persisten. Kondisi fundamental yang timpang ini memberikan indikasi kuat bahwa tren pelemahan Euro kemungkinan besar masih akan berlanjut, sehingga merencanakan posisi perdagangan searah dengan tren utama menjadi langkah yang sangat rasional saat ini.
Secara teknikal pada timeframe H1, pergerakan currency pair EURUSD jelas menunjukkan tren bearish yang solid dengan pembentukan struktur harga yang terus menurun, dan saat ini berpotensi merangkak naik dalam fase koreksi wajar dari level terendah 1.13576. Berdasarkan tarikan indikator Fibonacci Retracement dari swing high (100.0%) ke swing low (0.0%), harga diproyeksikan menuju area golden ratio yang secara spesifik ditandai sebagai “Area Entry”. Berikut adalah tabel rencana trading untuk referensi Anda:
| Skenario | Level Harga | Keterangan |
| Area Entry (Sell) | 1.13942 – 1.14169 | Zona pantul ideal (Fibo 38.20% – 61.80%) |
| Take Profit (TP) | 1.13576 | Target di area swing low terdekat (Fibo 0.00%) |
| Stop Loss (SL) | 1.14350 | Batasan risiko jika harga breakout di atas Fibo 78.60% (1.14330) |
Dapatkan analisa lebih lengkap di website QuickPro!
