
Analisaforex.id – Dari sisi fundamental, Dolar Selandia Baru (Kiwi) berada dalam tekanan akibat keperkasaan Dolar AS yang didukung oleh tingginya data inflasi PCE AS yang bertahan kuat di dekat 4%. Pasar mengantisipasi sikap hawkish Federal Reserve menjelang Simposium Jackson Hole dan debut pidato Ketua Fed Kevin Warsh, sehingga memicu kehati-hatian investor terhadap mata uang berbasis komoditas dan sensitif risiko seperti NZD. Meskipun sentimen pasar ekuitas global sempat membaik pasca rilis pendapatan Nvidia, dominasi Greenback membatasi potensi penguatan Kiwi dan memberikan bias bearish terikat konsolidasi bagi pergerakan NZD/USD.
Secara teknikal pada timeframe H1, NZD/USD menunjukkan koreksi naik (rebound) setelah menyentuh swing low di level 0.59314 (Fibo 0.00%). Posisi Sell dapat dipertimbangkan pada area retest Fibonacci Retracement 38.2% hingga 61.8% di kisaran 0.59503 – 0.59620 (dengan fokus titik tengah Fibo 50.0% di 0.59562). Batasan risiko (Stop Loss / SL) dapat ditempatkan di atas resistance Fibo 61.8% hingga 78.6% pada kisaran 0.59650 – 0.59703, sedangkan target keuntungan (Take Profit / TP) diproyeksikan kembali menguji area support utama di 0.59314 (Fibo 0.00%) atau penembusan lebih rendah sesuai arah tren utama.
Dapatkan analisa lebih lengkap di website QuickPro!
