
Analisaforex.id – Mata uang Euro saat ini tengah mengalami tekanan jual yang sangat masif, membuatnya remuk dan terkapar hingga menyentuh level terendah dalam kurun waktu 16 bulan terakhir. Pelemahan signifikan ini merefleksikan sentimen pasar yang pesimis terhadap prospek ekonomi Zona Euro, yang kemungkinan besar dipicu oleh rilis data makroekonomi yang mengecewakan atau berlanjutnya siklus pelonggaran kebijakan yang agresif. Di sisi lain, kekuatan dominan dari dolar AS yang kembali mengamuk memberikan tekanan tambahan yang sulit dilawan oleh pasangan mata uang ini. Kondisi fundamental yang timpang tersebut memberikan konfirmasi kuat bahwa tren bearish jangka panjang masih sangat mendominasi arah pasar, sehingga strategi yang memanfaatkan momentum koreksi untuk kembali mengikuti arus tren utama menjadi pilihan yang paling taktis saat ini.
Berdasarkan grafik pergerakan EURUSD pada time frame H1, tren penurunan terlihat sangat kuat setelah harga jatuh bebas dan mencetak level terendah di 1.12133. Saat ini, instrumen EURUSD pada timeframe 1 jam sedang berada dalam fase koreksi naik menuju area yang ditandai dengan blok “Area Entry” berwarna oranye. Titik ini merupakan pertemuan level golden ratio Fibonacci Retracement di angka 50.00% (1.12968) hingga 61.80% (1.13165) yang ditarik dari titik puncak 1.13803. Sesuai proyeksi garis panah merah, area tersebut berpotensi menahan laju koreksi dan memicu pembalikan arah ke bawah.
Berikut adalah rencana perdagangan terperinci beserta target dan batasan risikonya:
| Strategi Trading | Level Harga | Keterangan |
| Area Entry (Sell) | 1.12968 – 1.13165 | Eksekusi jual di area Fibonacci 50.00% hingga 61.80%. |
| Take Profit (TP) | 1.12133 | Target pergerakan menguji level terendah sebelumnya (Fibo 0%). |
| Batasan Risiko (SL) | 1.13445 | Penempatan Stop Loss ideal di atas level Fibonacci 78.60%. |
Dapatkan analisa lebih lengkap di website QuickPro!
