Posted in

Aliran Dana Raksasa Pulang Kampung, Rahasia USDJPY Longsor Berhari-hari Akhirnya Terbongkar!

Analisaforex.id – Para trader kawakan yang menaruh harapan besar pada keperkasaan Dollar AS mendadak dibuat gigit jari. Berdasarkan grafik pergerakan terbaru, pasangan mata uang USDJPY mengalami kejatuhan dramatis dalam tiga hari terakhir, bahkan sukses menjebol batas pertahanan kritis di level 155.00. Gelombang bearish yang memaksa Greenback bertekuk lutut ini murni digerakkan oleh dinamika makroekonomi terbaru dari Tokyo dan Washington, memicu kepanikan masif di pasar valuta asing.

“Booming” Data Ekonomi Jepang

Berdasarkan laporan utama dari Bloomberg, pemicu utama kehancuran USDJPY kali ini adalah ledakan data domestik Jepang. Kantor Kabinet Jepang secara mengejutkan merevisi pertumbuhan PDB kuartal kedua menjadi 1,4%. Ditambah lagi, pertumbuhan upah nominal pekerja Jepang melesat 4,7%, rekor tercepat sejak tahun 1997. Kombinasi data ekonomi yang terlampau tangguh ini memberikan landasan kuat bagi Bank of Japan (BOJ) untuk bersikap jauh lebih agresif (hawkish).

BOJ Diperkirakan Naikkan Suku Bunga

Mengutip Reuters, pasar finansial saat ini langsung mengubah taruhannya dengan memperhitungkan probabilitas sebesar 98% bahwa BOJ akan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 1,25% pada pertemuan pertengahan September ini. Prospek pengetatan moneter yang agresif dari Tokyo, di tengah ketidakpastian langkah Federal Reserve menjelang rilis data inflasi (CPI) AS minggu ini, langsung memicu fenomena finansial paling ditakuti: pembubaran massal strategi carry trade (unwinding carry trade).

Saluran berita CNBC melaporkan bahwa para investor institusi raksasa global kini mulai melakukan repatriasi dana atau memulangkan modal mereka kembali ke Jepang. Likuiditas Dollar yang sebelumnya mendominasi kini disedot keluar secara masif untuk memburu aset-aset berbasis Yen. Dengan menyempitnya jurang selisih suku bunga global, tekanan jual pada USDJPY diprediksi akan terus memuncak, meninggalkan para pemburu Dollar dalam risiko kerugian yang tidak sedikit.

Berita forex yang lebih lengkap bisa kamu dapatkan di QuickPro