Analisa Forex

Analisa Forex

  • Analisa Forex Harian
  • Analisa Forex Mingguan
  • Analisa Forex Bulanan
  • Blog

Tensi Timur Tengah Reda Tiba-Tiba, Waktunya Poundsterling ‘Hancurkan’ Dominasi Dolar AS?

13/07/2026 by Eko Trijuni

Analisa Forex Hari Ini – Dinamika pasar valuta asing pada pertengahan Juli 2026 ini mengalami pergeseran sentimen yang signifikan, terutama didorong oleh perkembangan positif dari kawasan Timur Tengah. Kekhawatiran pasar mengenai krisis pasokan energi global kini mereda secara substansial menyusul tercapainya kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran. Kondusifnya situasi ini menurunkan eskalasi konflik di jalur strategis Selat Hormuz, yang secara langsung mendinginkan kepanikan pasar energi. Menurunnya risiko geopolitik ini berdampak pada memudarnya daya tarik Dolar AS (USD) sebagai aset pelindung nilai (safe-haven), sehingga membuka ruang sirkulasi modal yang lebih besar ke aset berisiko dan mata uang utama lainnya, termasuk Poundsterling (GBP).

Fokus Pasar: Indikator Ekonomi Makro 

Dengan meredanya sentimen konflik militer, fokus pelaku pasar kini beralih sepenuhnya pada indikator ekonomi makro dan arah kebijakan moneter bank sentral. Perhatian utama minggu ini berpusat pada rilis data inflasi (Consumer Price Index/CPI) Amerika Serikat serta antisipasi testimoni perdana Ketua Federal Reserve, Kevin Warsh, di hadapan Kongres. Apabila rilis data CPI menunjukkan tren pelandaian inflasi dan pandangan The Fed dinilai kurang agresif (less hawkish) dari ekspektasi awal, maka tekanan terhadap Dolar AS berpotensi semakin membesar.

Fundamental Inggris Menunjukkan Resiliensi

Di sisi lain, fundamental Poundsterling menunjukkan resiliensi yang sangat solid. Pelaku pasar saat ini memfaktorkan (price-in) probabilitas tinggi terkait langkah pengetatan moneter lanjutan dari Bank of England (BoE) di bawah kepemimpinan yang baru. Kebijakan proaktif BoE ini dinilai krusial untuk memastikan inflasi domestik di Inggris benar-benar terkendali. Perbedaan lintasan kebijakan ini—di mana BoE mempertahankan sikap hawkish sementara The Fed berpotensi melunak—memberikan keuntungan yield yang sangat kompetitif bagi Sterling di kawasan Eropa. Kombinasi antara melemahnya momentum Dolar AS akibat gencatan senjata dan prospek suku bunga tinggi di Inggris memberikan landasan fundamental yang sangat kokoh bagi apresiasi nilai tukar Poundsterling ke depannya.

Referensi: Berita Forex

Filed Under: Analisa Forex Harian

Copyright © 2026 · Outreach Pro on Genesis Framework · WordPress · Log in