
Analisa Forex Hari Ini – Eskalasi konflik geopolitik AS-Iran di Teluk Persia memicu lonjakan harga minyak mentah global yang berisiko memperpanjang tekanan inflasi. Sikap hawkish pejabat The Fed yang kembali membuka peluang kenaikan suku bunga kian memperkuat keperkasaan Dolar AS sebagai aset safe-haven. Di sisi lain, Dolar Australia sebagai mata uang sensitif risiko (risk-off) semakin tertekan setelah rilis PDB China Kuartal II melambat signifikan ke level 4,3%. Melambatnya ekonomi China ini merusak prospek ekspor komoditas utama Australia, sehingga menahan pemulihan AUD/USD tetap terpuruk di bawah level psikologis 0.7000.
Secara teknikal pada timeframe H1, AUD/USD menunjukkan struktur kelanjutan penurunan (bearish continuation) setelah kenaikan harga tertahan di area resistance. Peluang transaksi yang dapat diambil adalah Sell on Rally pada Area Entry di kisaran Fibonacci Retracement 38.2% hingga 61.8% (0.69834 – 0.69975), dengan titik masuk ideal di sekitar level Fibo 50.0% (0.69904). Target pergerakan keuntungan (Take Profit) diproyeksikan bertahap menuju Fibo 23.6% (0.69747) hingga target utama pada swing low 0.00% di kisaran 0.69607. Adapun batasan risiko (Stop Loss) ditempatkan secara terukur di atas level Fibo 78.60% pada area 0.70075 – 0.70200 demi menjaga rasio risk-to-reward tetap ideal.
Referensi: Analisa Forex
Dapatkan analisa lebih komplit dengan instal apikasi QuickPro