
Analisaforex.id – Pasangan mata uang USDJPY berpotensi melanjutkan penguatan seiring dominasi Dolar AS (USD) terhadap Yen Jepang (JPY). Sentimen bullish USD didorong oleh ekspektasi inflasi AS yang diproyeksikan meningkat hingga 3,6% secara tahunan (y/y), serta sikap hawkish pejabat Federal Reserve (The Fed). Kondisi tersebut memperkuat spekulasi bahwa suku bunga AS akan dipertahankan tinggi lebih lama, bahkan berpotensi dinaikkan kembali.
Di sisi lain, Bank of Japan (BOJ) masih berhati-hati dalam memperketat kebijakan moneter, sehingga perbedaan prospek suku bunga kedua negara berpotensi menopang USD/JPY. Meski demikian, hasil rilis inflasi AS tetap menjadi katalis penting yang perlu diwaspadai karena dapat memicu volatilitas dan perubahan arah harga.
Secara teknikal pada timeframe H1, USDJPY menunjukkan peluang BUY setelah harga mengalami koreksi dari area puncak 158.747. Berdasarkan Fibonacci Retracement yang ditarik dari swing low 157.512 ke swing high 158.747, harga saat ini berada di sekitar zona koreksi potensial antara level Fibonacci 38,2% dan 61,8%, yakni 158.275–157.984. Area tersebut dapat dimanfaatkan untuk mencari peluang beli searah dengan prospek bullish, terutama apabila muncul konfirmasi pantulan harga.
Rencana Trading USDJPY
| Skenario | Level harga | Keterangan |
| Area Entry (BUY) | 158.275–157.984 | Zona Fibonacci 38,2%–61,8% |
| TP 1 | 158.455 | Fibonacci 23,6% |
| TP 2 | 158.747 | Swing high sebelumnya |
| SL | 157.900 | Di bawah Fibonacci 61,8% |
Dapatkan analisa lebih lengkap di website QuickPro!
