
Analisa Forex Hari Ini – Dari sisi fundamental, mata uang Dolar Selandia Baru (NZD) berada dalam posisi defensif akibat lemahnya daya tarik carry trade menyusul suku bunga Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) yang bertahan di level 2,50%. Tingkat suku bunga ini terpaut jauh di bawah suku bunga Dolar AS sebesar 3,75% maupun Dolar Australia sebesar 4,35%. Sentimen negatif ini makin diperberat oleh kekhawatiran perlambatan permintaan global yang menekan mata uang berbasis ekspor di wilayah Pasifik. Fokus pelaku pasar pada sesi New York hari ini tertuju pada rilis data ekonomi AS, yaitu Core Retail Sales dan Retail Sales m/m pukul 19:30 WIB serta Prelim UoM Consumer Sentiment pukul 21:00 WIB. Jika data belanja konsumen AS malam ini dirilis lebih kuat dari estimasi, Dolar AS diprediksi mendapatkan momentum penguatan tambahan yang akan mempertegas tekanan bearish pada NZD/USD.
Secara teknikal pada timeframe H1, pergerakan NZD/USD memperlihatkan pola koreksi naik menyentuh area pembalikan arah sesuai dengan penarikan garis Fibonacci Retracement. Peluang Entry Sell dapat dimanfaatkan pada kisaran Area Entry: 0,58524 – 0,58727 (rentang level Fibonacci 61,8% hingga 38,2%, dengan titik tengah di 0,58625). Untuk target pergerakan, Target Profit (TP 1) berada pada level 0,58379 (Fibonacci 78,6%), dan Target Profit utama (TP 2) diproyeksikan mencapai level terendah sebelumnya di 0,58195 (Fibonacci 100,0%). Batasan risiko atau Stop Loss (SL) diletakkan secara terdisiplin di atas area entry, yakni pada level 0,58853 (Fibonacci 23,6%) guna menjaga risk-to-reward ratio tetap ideal.
Dapatkan analisa lebih lengkap di website QuickPro!
