
Analisaforex.id – Mata uang Euro berisiko melanjutkan pelemahannya seiring dominasi keperkasaan Dolar AS yang didorong oleh ekspektasi kebijakan moneter ketat serta prospek ekonomi AS yang relatif lebih tangguh. Kontras dengan kondisi Zona Euro yang terus membayangi pertumbuhan ekonomi akibat melemahnya permintaan domestik dan ancaman pemangkasan suku bunga lanjutan oleh Bank Sentral Eropa (ECB), apresiasi hijau Dolar AS memicu tekanan jual yang persisten pada mata uang tunggal Eropa ini. Ketidakseimbangan fundamental ini memperkuat tren bearish pada EURUSD dalam jangka pendek hingga menengah.
Secara teknikal pada chart timeframe 1 Jam (H1), EURUSD bergerak dalam struktur downtrend terkonfirmasi yang berada di bawah garis descending trendline. Koreksi naik saat ini dapat dimanfaatkan untuk mencari peluang Sell on Retracement ketika harga memasuki area resistance kuncinya.
Trade plan dapat difokuskan pada skenario berikut:
- Area Entry: Sell Limit / Sell di kisaran 1.11847 – 1.12062 (area retracement Fibonacci 38.2% hingga 61.8% yang berpotongan dengan descending trendline).
- Take Profit (TP): di area 1.11714 (Fibonacci 23.60%)
- Take Profit 2 (TP2): swing low 1.11498 (Fibonacci 0.00%)
- Stop Loss (SL) / Batasan Risiko: Tempatkan pembatasan risiko di atas level Fibonacci 78.6% pada area 1.12216 untuk mengantisipasi potensi breakout skenario bearish.
Dapatkan analisa lebih lengkap di website QuickPro!
