
Analisaforex.id – Mata uang Dolar Australia (AUD) kini tengah berada dalam tekanan hebat dan tampak “babak belur” menjelang rilis serangkaian data ekonomi krusial dari Amerika Serikat malam ini. Pelaku pasar cenderung mengambil posisi wait and see atau bahkan beralih memborong Dolar AS (USD) sebagai aset safe haven guna mengantisipasi jika rilis data makroekonomi AS menunjukkan hasil yang jauh lebih kuat dari perkiraan. Kondisi fundamental ini memicu sentimen bearish yang dominan pada pasangan mata uang AUD/USD, di mana setiap reli kecil atau kenaikan sesaat pada Aussie kemungkinan besar akan langsung dimanfaatkan oleh para penjual untuk kembali menekan harga ke bawah, sejalan dengan momentum greenback yang sedang bersiap menyapu pasar.
Berdasarkan chart H1, pergerakan harga jelas menunjukkan tren turun (downtrend) yang valid sehingga strategi Sell on Rally menjadi opsi teknikal paling rasional. Mengacu pada tarikan indikator Fibonacci Retracement, area pullback yang ideal untuk melakukan aksi jual (Sell Limit) berada di dalam “Area Entry” bernuansa oranye pada kisaran level 50.00% hingga 61.80%, yaitu di rentang harga 0.69901 hingga 0.70023.
Untuk memaksimalkan potensi keuntungan, Target Pergerakan (TP) dapat diletakkan pada titik support terbawah baru-baru ini di level 0.00% atau persis di harga 0.69387, mengikuti proyeksi panah merah yang mengindikasikan kelanjutan pelemahan. Sementara itu, Batasan Risiko (SL) wajib dipasang sedikit di atas level Fibo 78.60% (0.70196), misalnya di sekitar harga 0.70250, guna meminimalisasi kerugian secara disiplin apabila tren mendadak berbalik arah menembus resistance kuat tersebut.
Dapatkan analisa lebih lengkap di website QuickPro!
