Posted in

Poundsterling Mengamuk: Ini Alasan Fundamental GBPUSD Terus Melesat Naik!

Analisaforex.id – Grafik pergerakan pasangan mata uang GBPUSD pada memperlihatkan tren naik (uptrend) yang sangat solid selama sepekan terakhir. Harga berhasil merangkak naik dari kisaran 1.3140 dan saat ini stabil diperdagangkan di atas level 1.3300.

1. Ketahanan Pasar Tenaga Kerja Inggris yang Mengejutkan

Katalis utama yang memicu lonjakan terbaru GBPUSD adalah rilis data ketenagakerjaan Inggris yang di luar dugaan tampil sangat tangguh. Berdasarkan laporan resmi yang dikutip oleh Reuters, angka pengangguran di Inggris secara tak terduga turun menjadi 4,7%, sementara pertumbuhan upah rata-rata mengalami akselerasi yang signifikan. Pemulihan pasar tenaga kerja ini memberikan indikasi kuat bahwa daya beli masyarakat Inggris masih solid, yang pada gilirannya dapat terus memicu inflasi domestik.

2. Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga Bank of England (BoE)

Menyusul rilis data ketenagakerjaan tersebut, ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter Bank of England langsung berubah drastis menjadi lebih ketat (hawkish). Dilansir dari CNBC, para pelaku pasar kini hampir sepenuhnya mematok peluang sebesar 94% hingga 95% bahwa BoE akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan resminya tanggal 5 November mendatang. Harapan akan selisih suku bunga yang menguntungkan Sterling ini menjadi bahan bakar utama yang menarik arus modal masuk ke Inggris.

3. Pelemahan Dolar AS Akibat Memudarnya Prospek The Fed

Di sisi lain, pergerakan naik GBPUSD juga dipermudah oleh koreksi yang dialami Dolar AS (USD). Meskipun data inflasi AS sebelumnya sempat naik, pernyataan terbaru dari para pejabat Federal Reserve memberikan sinyal bahwa mereka tidak terburu-buru untuk memperketat kebijakan moneter secara agresif. Menurut data CME FedWatch yang dilaporkan CNBC, peluang kenaikan suku bunga Fed untuk pertemuan mendatang turun drastis di bawah 15%, membuat imbal hasil (yield) obligasi AS merosot dan menekan indeks Dolar.

Secara keseluruhan, kombinasi antara keperkasaan ekonomi Inggris serta pudarnya keagresifan The Fed di Washington sukses membawa Sterling menjauh dari level terendahnya. Para trader kini menaruh fokus penuh pada rilis data inflasi (CPI) Inggris serta pengumuman Anggaran Musim Gugur (Autumn Budget) mendatang untuk mengonfirmasi kelanjutan reli panjang ini.

Berita forex yang lebih lengkap bisa kamu dapatkan di QuickPro