
Analisa Forex Hari Ini – GBPUSD (Cable) didominasi oleh sentimen bearish jangka menengah, akibat kontrasnya kondisi politik domestik Inggris, kontraksi ekonomi riil, dan bergesernya peta kebijakan moneter antara Bank of England (BoE) dan Federal Reserve (Fed).
Saat ini, GBPUSD bergerak fluktuatif di kisaran 1.3190 – 1.3200, mencoba memulihkan diri dari penurunan tajam mingguan. Berikut adalah bedah pilar fundamental utama yang menggerakkan pasangan mata uang ini:
Kebijakan Moneter: BoE Split vs Hawkish Fed
Divergensi bank sentral merupakan penggerak utama pelemahan GBPUSD saat ini.
Pada pertemuan 18 Juni 2026, BoE mempertahankan suku bunga acuan (Bank Rate) di level 3.75%. Keputusan ini diwarnai perpecahan suara (7-2 vote split), di mana Huw Pill dan Megan Greene bersikap hawkish meminta kenaikan ke 4.00%. Meskipun inflasi inti Inggris berada di 2.8%, BoE dibayangi kekhawatiran atas inflasi sektor jasa (services inflation) yang masih tinggi di 3.7%.
Di bawah kepemimpinan baru Kevin Warsh, Fed mengejutkan pasar dengan menghapus bias pelonggaran (easing bias). Dokumen dot plot terbaru menunjukkan 9 dari 18 pejabat memproyeksikan setidaknya satu kenaikan suku bunga lagi di tahun 2026 menuju target median 3.8%. Langkah ini melambungkan yield obligasi AS dan memperkuat traksi Dolar AS secara luas.
Kinerja Ekonomi Jauh Panggang dari Api
Data makroekonomi menunjukkan bahwa ekonomi AS jauh lebih tangguh dibandingkan Inggris. Rilis Flash Composite PMI Inggris untuk bulan Juni merosot ke 49.4 (dari 49.7 pada Mei), menandai kontraksi sektor bisnis selama dua bulan berturut-turut. Sektor jasa yang menjadi motor utama ekonomi Inggris tergelincir ke 48.7, jauh di bawah ekspektasi konsensus 50.0. Kondisi stagflasi (biaya input naik, output turun) membuat BoE berada di posisi sulit.
Sebaliknya : PDB bulanan Inggris mengalami kontraksi -0.1%, mempertegas risiko perlambatan ekonomi kuartal kedua akibat transmisi tingginya harga energi global. Sebaliknya, AS didukung oleh data ketenagakerjaan yang solid dan inflasi PCE yang terkendali, menjaga prospek pertumbuhan ekonomi regional tetap kuat.
Referensi: Berita Forex