
Analisaforex.id – Pasar keuangan global saat ini sedang berada dalam fase krusial yang dipenuhi ketegangan tinggi. Di tengah antisipasi masif investor terhadap Pemilu Paruh Waktu (Midterm Elections) Amerika Serikat yang berlangsung hari ini, pergerakan mata uang utama dunia mulai memperlihatkan pergeseran peta kekuatan yang signifikan. Salah satu sorotan utama tertuju pada pasangan mata uang EURUSD, yang secara mengejutkan menunjukkan resiliensi luar biasa dengan bias intraday teknikal yang condong bullish, menantang keperkasaan sang Greenback yang sempat mendominasi dalam beberapa pekan terakhir.
Data Internal Zona Euro Tangguh
Secara fundamental, dorongan naik pada EURUSD dipicu oleh kombinasi runtuhnya momentum Dolar AS dan rilis data internal Zona Euro yang lebih tangguh dari perkiraan. Menjelang pembukaan bilik suara di AS, Indeks Dolar (DXY) terpantau merosot di bawah level psikologis 102. Pelemahan ini terjadi seiring dengan tergelincirnya imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS tenor 10-tahun ke level 4,90% setelah sempat bertengger nyaman di atas angka 5%. Para pelaku pasar tampak mulai melakukan aksi ambil untung (profit-taking) dan memindahkan likuiditas mereka keluar dari aset denominasi USD akibat ketidakpastian politik yang menyelimuti Washington.
Di sisi lain, mata uang Euro mendapatkan suntikan bahan bakar segar dari rilis data makroekonomi terbaru. Berdasarkan laporan kalender ekonomi, data Final Manufacturing PMI Zona Euro untuk bulan Oktober mencatatkan angka solid di level 52,7. Angka yang berada di zona ekspansi ini (di atas ambang batas 50) membuktikan bahwa aktivitas manufaktur di negara-negara pengguna Euro masih bergerak sangat aktif dan mampu meredam kekhawatiran akan terjadinya resesi yang mendalam. Kondisi ekonomi Eropa yang stabil ini memberikan alasan fundamental yang kuat bagi para pembeli (buyers) untuk terus mendorong euro ke area yang lebih tinggi.
Premi Risiko Geopolitik Berkurang
Selain faktor domestik, meredanya premi risiko geopolitik di Timur Tengah—terutama setelah adanya sinyal positif mengenai peluang dialog damai antara AS dan Iran—turut menekan fungsi Dolar AS sebagai aset safe-haven konvensional. Sentimen global yang beralih menjadi lebih ramah terhadap risiko (risk-on) ini secara otomatis menguntungkan mata uang sensitif pertumbuhan seperti Euro.
Bagi para trader intraday, momentum bullish EUR/USD ini diperkirakan masih memiliki ruang gerak yang cukup luas hingga hasil awal perhitungan suara Pemilu Paruh Waktu AS mulai dirilis ke publik. Selama imbal hasil obligasi AS tidak melakukan rebound mendadak dan data ketenagakerjaan JOLTS AS nanti malam tidak memberikan kejutan instan, jalan bagi Euro untuk mempertahankan dominasi sementaranya di atas Dolar AS terbuka sangat lebar. Jangan sampai Anda melewatkan volatilitas tinggi ini, karena arah tren besar EUR/USD untuk sisa akhir tahun mungkin sedang ditentukan hari ini!
Berita forex yang lebih lengkap bisa kamu dapatkan di QuickPro
