
Analisaforex.id – Sentimen Dolar AS masih menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam pergerakan NZDUSD. Artikel Analisaforex.id tanggal 14 Oktober 2026 menyoroti ekspektasi inflasi AS yang meningkat, sikap hawkish pejabat Federal Reserve, dan potensi suku bunga AS bertahan tinggi lebih lama. Faktor tersebut berpotensi menopang USD dan menekan NZDUSD.
Inflasi AS Naik
Namun, arah Dolar AS tidak selalu bergerak satu arah. Reuters melaporkan bahwa data inflasi AS yang kuat sempat mendorong USD ke level tertinggi dalam 18 bulan pada 14 Oktober, sebelum penguatan tersebut mereda akibat ekspektasi bahwa The Fed dapat bersikap lebih hati-hati.
Karena itu, perkembangan inflasi, ekspektasi suku bunga, dan sentimen risiko global tetap perlu dipantau.
Analisis Teknikal
Pada timeframe H1, NZ/USD memperlihatkan struktur bullish setelah rebound dari swing low 0,55896 dan menembus sejumlah level resistance sebelumnya. Harga kemudian mencapai swing high di 0.56562 dan mulai terkoreksi, sehingga peluang BUY dapat dipertimbangkan apabila harga turun ke area Fibonacci Retracement 38,2%–61,8%.
Trade Plan NZD/USD
| Keterangan | Level harga | Penjelasan |
| Arah transaksi | BUY | Mengikuti struktur bullish H1 |
| Area Entry (BUY) | 0.56308–0,56151 | Zona Fibonacci 38,2%–61,8% |
| TP 1 | 0.56405 | Fibonacci 23,6% |
| TP 2 | 0.56562 | Swing high sebelumnya |
| SL | 0.56030 | Di bawah Fibonacci 78,6% (0.56039) |
Skenario Alternatif
Jika harga menembus 0,56562 dan berhasil bertahan di atasnya, pertimbangkan peluang BUY lanjutan setelah retest yang terkonfirmasi. Sebaliknya, jika harga menembus 0.56151 ke bawah, hindari memaksakan posisi BUY dan evaluasi potensi penurunan menuju 0.56039 atau 0.55896.
Dapatkan analisa lebih lengkap di website QuickPro!
