Dolar Kanada Lesu Ditekan Stagnasi Minyak, USD/CAD Terkerek Sinyal Hawkish The Fed

Analisa Forex Hari Ini – Dolar Kanada (CAD) terus mengalami tekanan pelemahan, mendorong pasangan USD/CAD menguat hingga kisaran 1.3750 pada sesi perdagangan Asia, Kamis. Pelemahan CAD ini secara langsung dipicu oleh stagnasi harga minyak mentah (WTI) pasca-anjlok hampir 5% pada hari sebelumnya.
Penurunan tajam harga minyak ini merespons perkembangan geopolitik di Timur Tengah. Laporan menyebutkan bahwa negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran telah memasuki tahap final, meskipun masih diwarnai ketegangan dan ultimatum dari kedua belah pihak. Saat ini, Teheran tengah mengevaluasi draf balasan AS terkait proposal perdamaian 14 poin. Jika jalur diplomasi ini berhasil, krisis “blokade ganda” di Selat Hormuz dapat terselesaikan dan memulihkan lalu lintas kapal komersial. Ekspektasi akan normalisasi pasokan minyak global inilah yang membatasi kenaikan harga minyak, sehingga menekan CAD yang nilainya sangat sensitif terhadap komoditas tersebut.
Di sisi lain, Dolar AS (USD) terus menguat berkat rilis risalah pertemuan (FOMC Minutes) hari Rabu yang mengonfirmasi nada hawkish. Mayoritas pembuat kebijakan Federal Reserve memberi sinyal bahwa bank sentral mungkin perlu kembali menaikkan suku bunga jika inflasi tetap bertahan di atas target 2%. The Fed juga menyoroti secara khusus kekhawatiran mereka terhadap risiko inflasi lanjutan akibat konflik Iran.
Secara keseluruhan, momentum *bullish* USD/CAD didorong oleh dua faktor fundamental utama: tertahannya harga minyak dunia yang menahan apresiasi Dolar Kanada, serta prospek kebijakan suku bunga ketat lanjutan dari The Fed yang secara konsisten terus menopang kekuatan Dolar AS.
Referensi: Berita Forex
Share this content: